Salah satu keluhan paling sering dari pengguna AC di Malang adalah freon yang baru diisi sudah habis kembali dalam kurun waktu 2โ3 bulan. Jika tidak ditemukan oli bocor di kisi-kisi kondensor, 90% penyebabnya adalah kebocoran halus mikro (micro-leak) pada sambungan flaring pipa tembaga.
1. Apa Itu Sambungan Flaring dan Mengapa Bisa Bocor?
Flaring adalah proses memekarkan ujung pipa tembaga membentuk corong agar rapat saat dijepit oleh nepel kuningan (flare nut). Kebocoran mikro terjadi apabila:
- Bibir Flaring Retak atau Tidak Rata: Pemotongan pipa tidak menggunakan alat reamer untuk membersihkan serpihan bram logam.
- Torsi Pengencangan Kunci Kurang atau Terlalu Kencang: Torsi yang berlebihan membuat nepel kuningan retak rambut, sedangkan torsi yang kurang membuat gas R32 bertekanan 150 PSI merembes keluar perlahan.
- Tidak Menggunakan Pelumas Refrigeran Oil pada Ulir: Menyebabkan gesekan kasar saat baut nepel dikencangkan.
2. Prosedur Perbaikan Standar Teknisi
Teknisi wajib memotong ulang bagian ujung pipa yang cacat, membuat flaring baru menggunakan alat *eccentric flaring tool* presisi, dan melakukan uji kebocoran menggunakan busa sabun atau detektor elektronik sebelum unit divakum ulang. Dapatkan layanan perbaikan sambungan freon profesional melalui jasa perbaikan dan isi freon AC Malang.