Saat Anda membutuhkan layanan isi atau tambah freon, teknisi akan menanyakan jenis freon yang digunakan oleh AC Anda. Mengisi freon yang tidak sesuai tipe bawaan unit dapat merusak kompresor secara permanen. Di Indonesia, ada 3 jenis refrigeran yang paling banyak digunakan: R22, R410A, dan R32.
1. Karakteristik & Spesifikasi Masing-Masing Freon
- Freon R22 (Generasi Lama): Freon non-inverter era sebelum tahun 2015. Memiliki potensi merusak lapisan ozon (ODP tinggi) dan telah resmi dilarang diproduksi secara global, meskipun masih banyak unit lama yang menggunakannya. Tekanan kerja rendah (sekitar 60โ80 PSI).
- Freon R410A (Generasi Transisi): Campuran 50% R32 dan 50% R125. Ramah ozon (ODP = 0) namun memiliki tekanan kerja sangat tinggi (130โ150 PSI). Banyak digunakan pada AC Inverter generasi awal.
- Freon R32 (Standar Global Modern): Refrigeran generasi mutakhir yang digunakan pada mayoritas AC keluaran Daikin, Panasonic, Sharp, dan Gree saat ini. Memiliki angka potensi pemanasan global (GWP) 3 kali lebih rendah dibanding R410A dan daya pendinginan (cooling capacity) lebih tinggi hingga 160%.
2. Tabel Perbandingan Teknis Freon R22 vs R410A vs R32
| Parameter | Freon R22 | Freon R410A | Freon R32 |
|---|---|---|---|
| Tekanan Kerja (PSI) | 60 โ 80 PSI | 130 โ 150 PSI | 140 โ 160 PSI |
| Potensi Rusak Ozon (ODP) | 0.05 (Merusak) | 0 (Aman Ozon) | 0 (Aman Ozon) |
| Global Warming (GWP) | 1.810 | 2.088 (Tinggi) | 675 (Sangat Rendah) |
| Efisiensi Dingin | Standar | Tinggi | Paling Cepat Dingin |
๐ก Cek Plat Nameplate AC Anda Sebelum Order:
Pastikan jenis freon sesuai dengan stiker spesifikasi teknis di samping bodi indoor atau outdoor. Untuk informasi pengisian freon di Malang, pelajari layanan kami di Isi & Tambah Freon AC Malang.