Thermistor (Thermal Resistor) adalah sensor suhu kecil yang terpasang pada kisi-kisi evaporator unit indoor. Sensor ini bertugas mendeteksi suhu udara ruangan dan mengirimkan sinyal ke papan PCB utama untuk mengatur kapan kompresor harus mati, melambat, atau menyala kembali.
1. Gejala Khas Kerusakan Thermistor AC
- Kompresor Terlalu Cepat Mati (Short Cycling): AC baru menyala 3 menit sudah mati, padahal kamar masih terasa panas.
- AC Mengeluarkan Hawa Dingin Berlebihan Tanpa Henti: Kamar menjadi sangat dingin menggigil seperti kulkas karena kompresor tidak pernah memutus arus.
- Lampu Indikator Timer Berkedip (Blink Error): Display indoor menampilkan kode kesalahan sensor suhu (misal kode error F3 atau E1).
- Pipa Evaporator Membeku Jadi Es: Karena sensor pipa evaporator tidak memutus kerja kompresor saat suhu evaporator mendekati titik beku.
2. Solusi Perbaikan Sensor Thermistor
Teknisi akan mengukur nilai hambatan resistansi thermistor menggunakan multimeter (nilai normal umumnya berkisar 5kฮฉ, 10kฮฉ, atau 15kฮฉ pada suhu 25ยฐC). Jika nilai tahanannya rusak, sensor harus diganti dengan spesifikasi nilai ohm yang sesuai dengan merek AC Anda. Konsultasikan perbaikan elektronik AC Anda dengan panduan kode error AC populer.